21 Maret 2013

Chasing Mavericks (2012)

<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Cover">
Pemain : Jonny Weston, Gerard Butler, Elisabeth Sue 
Skor      : 6.7 / 10
Chasing Mavericks (2012) on IMDb 

Chasing Mavericks adalah kisah nyata untuk mengenang peselancar muda, Jay Moriarty. Jay merupakan salah satu peselancar yang mampu menaklukan Mavericks. Mavericks adalah sebuah lepas pantai Pillar Point, di California Utara, Amerika Serikat yang menjadi tujuan para peselancar terbaik dunia saat musim dingin. Setelah terjadi badai di Laut Pasifik Utara, Mavericks memiliki tinggi ombak rutin yang bisa mencapai minimal 25 kaki (7.6 m) hingga 80 kaki (24 m). Tidak semua peselancar berani mengambil resiko keselamatan untuk berselancar di Mavericks. Beberapa peselancar terbaik meninggal dalam kontes di Mavericks, diantaranya Mark Foo dan Sion Milosky. 

Kembali ke film Chasing Mavericks, diceritakan Jay Moriarty (Jonny Weston) tinggal bersama Ibunya di Santa Cruz. Ayahnya pergi meninggalkannya dan selalu mengirim surat kepada Jay, meskipun Jay tidak pernah mau membukanya. Jay menyukai laut sejak kecil. Ia sangat suka melihat dan menghitung ombak. Saat ia  bermain di pantai bersama teman gadisnya (Kim), Jay tersapu ombak dan hampir tenggelam. Frosty Hesson (Gerard Butler), tetangga Jay, yang saat itu kebetulan berselancar berhasil menolong Jay.   

Saat Jay beranjak dewasa, ia memutuskan untuk menekuni selancar. Suatu malam, Frosty pergi ke Mavericks untuk berselancar bersama teman-temannya. Tanpa sepengetahuan Frosty, Jay mengikuti dan melihat mereka dari tebing pantai. Jay ingin mencoba Mavericks, tapi Frosty melarangnya, karena alasan keselamatan. Jay meminta Frosty menjadi mentornya. Frosty setuju dan menyuruh Jay untuk meminta persetujuan Ibunya. Karena tidak yakin Ibunya bakal mengijinkan, Jay meminta Kim untuk menandatangani surat persetujuan itu.



<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Frosty dan Teman">
Frosty dan teman-temannya di Mavericks


<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Frosty">
Aksi Frosty di Mavericks

Frosty membimbing Jay dengan disiplin layaknya seorang atlit. Jay hanya memiliki waktu 22 minggu untuk berlatih dengan longboard (papan selancar ukuran 2.4 m atau lebih). Jay harus mendayung dengan tanganya dari Santa Cruz menuju Monterey (sejauh 36 mil), dan berlatih menahan nafas selama 4 menit di dalam air. Frosty mengajarkan kepada Jay tentang arus, ombak, dan mengenali medan Mavericks. Setiap selesai 1 sesi latihan, Frosty meminta Jay menulis sebuah ringkasan. Melalui ringkasan itu, Frosty ingin agar Jay dapat mengenali dan mengatasi ketakutannya saat berada di Mavericks nanti. 



<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Target">
Target 36 mil Santa Crus ke Monterey dan 4 menit menahan nafas di dalam air


<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Frosty dan Jay">
Frosty dan Jay

Frosty sangat menyayangi Jay, seperti keluarganya sendiri, apalagi setelah Frosty kehilangan istrinya yang meninggal karena stroke. Sejak saat itu, Frosty menepati janji kepada istrinya untuk tidak berselancar lagi demi kedua anaknya. 

Waktu 22 minggu akhirnya berlalu. Frosty mengajak Jay mencoba mendayung di Mavericks yang saat itu memiliki gelombang pasang yang sangat tinggi. Sebelum berangkat, Jay menjalankan ujian terakhir yang diberikan Frosty, yaitu memberanikan diri untuk membuka surat dari ayahnya. Jay akhirnya berhasil menaklukkan, mendayung, dan berselancar di Mavericks. Sejak saat itu ia menjadi peselancar terkenal, profilnya banyak dimuat di berbagai majalah selancar, dan ia menikahi teman masa kecilnya, Kim. Sayang Jay meninggal karena tenggelam saat menyelam seorang diri di Maldiva, tepat sehari sebelum hari ulang tahunnya, yaitu tanggal 15 Juni 2001 pada usia 22 tahun.



<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Jay Selancar di Mavericks">
Jay saat berselancar di Mavericks

<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Jay Moriarty semasa hidup">
Jay Moriarty semasa hidup di Surfline.com


Saat menonton Chasing Mavericks, saya seperti mendapatkan suasana baru.   Sebuah film yang jauh dari padatnya situasi perkotaan, karena sebagian besar pengambilan gambarnya dilakukan di pantai. Banyak spot-spot dan gambar yang bagus di film ini. Saya jadi bisa mengetahui sedikit tentang dunia selancar. Atraksi yang ditampilkan para peselancar saat meliuk-liukkan papan selancarnya di permukaan air juga sangat memukau dan menghibur. 

Meskipun bukan sebuah film yang meledak, Chasing Mavericks memiliki makna yang baik untuk disampaikan. Seperti kata Frosty, apa yang telah dilakukan Jay bukanlah hanya sekedar mampu menaklukkan ombak tinggi di Mavericks, tetapi Jay sebagai seorang laki-laki berhasil mengatasi ketakutannya dengan membuka surat dari ayahnya, dan berhasil melakukan sesuatu yang tidak mungkin. 

Ada satu yang membuat saya tertawa dan langsung teringat jaman saya sekolah dulu saat menonton Chasing Mavericks. Yaitu munculnya lagu kesukaan saya, yang berjudul Come Out and Play (Keep Em' Seperated) yg dibawakan oleh grup The Offspring, di film ini. Wooww... ini adalah lagu yang meledak saat jaman saya sekolah dulu.



<img src="Chasing Mavericks.jpg" alt="Chasing Mavericks Live Like Jay">

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar