27 Mei 2013

Mario Puzo's Trilogy : The Godfather Part II (1974)

Oscar 1975 untuk Robert De Niro  
<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Cover">Pemain  : Al Pacino, Robert De Niro, Robert Duvall, Diane Keaton 
Episode : Bersambung ke The Godfather part III
Skor       : 8.8 / 10
The Godfather: Part II (1974) on IMDb
The Godfather II adalah sekuel lanjutan dari The Godfather, yaitu film yang diangkat dari novel trilogi karya Mario Puzo. Jika dalam sekuel sebelumnya penonton melihat kepemimpinan Don Vito Corleone sampai jatuh dan Michael (putra Vito) menggantikan posisinya, maka dalam sekuel kali ini menceritakan dua poin sekaligus. Yaitu perjalanan Vito dari kecil hingga menjadi Don di era 1990an dan kepemimpinan Michael sepeninggal Vito di era 1950an. Kedua poin itu disuguhkan secara bergantian hingga akhir film. Dengan menceritakan Vito dan Michael sekaligus dalam satu sekuel, Mario Puzo tampaknya ingin memperlihatkan perbedaan kepemimpinan antar keduanya. 

Selain itu, beberapa karakter yang ada dalam sekuel ini adalah karakter yang juga berasal dari zaman kepemimpinan Vito, seperti Clamenza dan Frankie. Jadi antara The Godfather II dan The Godfather sendiri memang masih memiliki benang merah yang saling berhubungan. Saya akan mereview kedua poin itu secara terpisah. 

VITO CORLEONE
Pada tahun 1901 di Corleone Sisilia, Vito Andolini kehilangan ayah dan kakaknya Paolo yang dibunuh oleh Don Ciccio. Ibu Vito meminta Don Ciccio agar merawat Vito. Tetapi Don Ciccio menolak karena takut Vito akan membalaskan dendamnya saat dewasa nanti. Don Ciccio kemudian membunuh Ibu Vito dan berusaha menangkap Vito. Vito berhasil melarikan diri ke New York dan mengganti namanya menjadi Vito Corleone. 


<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Vito dan Ibunya menemui Don Ciccio">
Vito dan Ibunya menemui Don Ciccio

Setelah dewasa dan menikah, Vito (Robert De Niro) tinggal di sebuah rumah sederhana bersama istri dan anaknya, Sonny. Vito bekerja di toko roti milik Abbandando. Don Fanucci, seorang pemeras, meminta pekerjaan Vito untuk keponakannya. Vito akhirnya memberikan pekerjaannya kepada Fanucci. Pada suatu malam, Clamenza (teman Vito) meminta bantuan Vito menyembunyikan beberapa senjata miliknya. Sebagai rasa terima kasih, Clamenza mengajak Vito mencuri di sebuah apartemen mewah. Vito mendapatkan sebuah karpet mewah dan memasangnya di rumah. 


<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Don Ciccio">
Don Ciccio, pembunuh keluarga Vito

Fanucci mengetahui pencurian yang dilakukan Vito dengan Clamenza. Fanucci meminta bagian dari setiap hasil pencurian yang mereka lakukan. Vito hanya memberikan sebagian dari jumlah yang diminta oleh Fanucci. Vito kemudian mengikuti Fanucci hingga ke apartemennya dan membunuh Fanucci. 

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Fanucci menemui Vito">
Fanucci menemui Vito untuk meminta bagian hasil curian Vito

Setelah kematian Fanucci, Vito sangat disegani oleh orang-orang disekitarnya. Vito juga mengelola sebuah perusahaan minyak zaitun, "Genco Pura Olive Oil" milik sahabatnya. Beberapa orang juga mendatangi Vito untuk meminta pertolongan untuk menyelesaikan masalahnya, bahkan hanya untuk sekedar masalah sepele. 

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Robert De Niro berperan sebagai Vito Corleone">
Robert De Niro berperan sebagai Vito Corleone. Aktingnya sangat memukau

Sebuah kesempatan saat berkunjung ke Sisilia tidak begitu saja dilewatkan oleh Vito untuk membalaskan dendamnya kepada Don Ciccio. Menurut saya, pembunuhan Don Ciccio menjadi pembunuhan yang paling tragis dan sadis dari semua pembunuhan yang ada di sekuel pertama dan kedua.  


MICHAEL CORLEONE
Tahun 1958, Michael Corleone mengadakan pesta perayaan komuni pertama untuk anaknya, Anthony. Tidak seperti pada sekuel sebelumnya dimana Vito banyak menerima permintaan bantuan dari rekan-rekannya saat pesta pernikahan Connie, Michael justru menghadapi beberapa hal yang tidak menyenangkan. Connie (kakak Michael) datang setelah lama bepergian, membawa seorang pria dan berencana menikah lagi. Pada sekuel sebelumnya Connie telah kehilangan suaminya karena Michael membunuh Carlo yang berkhianat. Michael tidak menyetujui keinginan Connie. Michael ingin agar Connie tinggal di rumah dan lebih memperhatikan anak-anaknya. Dari sini sangat terlihat kalau Connie sangat membenci Michael dan merasa Michael tidak bisa menggantikan figur seorang ayah yang dimiliki Vito.

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Connie">
Connie menemui Michael dan meminta uang untuk menikah

Kemudian ada juga Senator Pat Geary yang memeras Michael untuk memperlancar keluarnya ijin salah satu casino milik Michael di Nevada. Michael menolak permintaan Geary dan mengusirnya. Geary akhirnya harus takluk kepada Michael setelah dijebak dengan peristiwa pembunuhan seorang pelacur yang tidak dilakukannya di sebuah rumah bordil milik Freddo. Pengacara keluarga Corleone, Tom Hagen (Robert Duvall) datang dan berjanji kepada Geary akan menyelesaikan semuanya. 

Frankie Pentangeli, pengganti setelah Clamenza meninggal, sekaligus orang kepercayaan Vito meminta Michael untuk membunuh Rosato. Rosato adalah saingan Frankie. Tetapi Michael menolak karena Rosato adalah orang yang berada dibalik Roth. Michael sedang terikat bisnis dengan Roth. Frankie meninggalkan Michael dengan sangat marah.

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Frankie meminta Michael membunuh Rosato">
Frankie meminta Michael membunuh Rosato 
      
Setelah pesta berakhir, Michael dan istrinya berhasil selamat dari upaya pembunuhan di kamar mereka. Michael yakin kalau Frankie harus bertanggung jawab atas penyerangan itu. Michael menyerahkan kekuasaannya sementara kepada Tom dan meminta Tom untuk melindungi keluarganya selama kepergiannya ke Kuba untuk berbisnis dengan Roth. 

Michael menemui Roth dan memberitahu kalau Frankie harus bertanggung jawab atas penembakan dirinya. Michael kemudian menemui Frankie dan meyakinkan Frankie kalau Roth yang melakukan penembakan itu. Kesepakatan bisnis dengan Roth sudah bulat dan Michael meminta bantuan Frankie untuk menemui Rosato. Frankie menemui Rosato di sebuah restoran. Tetapi di tempat itu, Rosato menyerang Frankie dengan menyebutkan nama Michael. Seorang polisi yang kebetulan masuk kedalam restoran berhasil mengetahui rencana pembunuhan itu dan menggagalkannya. Frankie menghilang dan dinyatakan tewas.

Roth meminta sejumlah uang kepada Michael untuk menguatkan kemitraan mereka. Freddo pergi ke Kuba dengan membawa uang Michael untuk Roth. Michael bercerita tentang Roth dan Johnny Ola, tangan kanan Roth. Tetapi Freddo mengaku tidak pernah bertemu dengan mereka. Pada saat Michael mengajak Freddo ke sebuah club malam, dalam keadaan mabuk, perkataan Freddo menyiratkan kalau ia sudah pernah bertemu dengan Ola. Dari situlah Michael mengetahui kalau Freddo berkhianat. 


<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Freddo dan Michael Corleone">
Freddo dan Michael

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Michael Corleone">
Michael Corleone

Sayangnya tidak dijelaskan secara detail bagaimana Freddo berkhianat dan keuntungan apa yang diperoleh Freddo. Menurut saya, Freddo hanya kesal terhadap Michael karena posisinya yang lebih tua dilangkahi oleh Michael. Tetapi bagaimanapun juga pengkhianatan Freddo sudah membahayakan nyawa Michael. 

Aksi pembunuhan khas mafia tentu saja masih terasa di sekuel kedua ini, bahkan lebih banyak dari sebelumnya. Tidak seperti Vito yang lebih lunak, Michael justru lebih kejam dan selalu menghadapi musuhnya dengan cara membunuh. Termasuk membunuh kakaknya sendiri, Freddo. Kay (istri Michael) sangat membenci bisnis Corleone, sampai-sampai tidak menginginkan seorang anak laki dari Michael. Kay ingin semuanya berakhir.

Cerita The Godfather II sebetulnya tidak kalah dari sekuel pertamanya. Tetapi karena ceritanya yang lebih kompleks dengan banyaknya aktor pendukung didalamnya, justru membuat beberapa hal hilang tanpa kejelasan. Diantaranya pengkhianatan Freddo dan sebuah pengadilan yang tiba-tiba menjerat Michael. Bagi yang lebih menyukai cerita yang lebih sederhana dan menyentuh pasti lebih menyukai sekuel sebelumnya, The Godfather. Saya juga lebih menyukai sekuelnya yang pertama.

<img src="The Godfather II.jpg" alt="The Godfather II Michael di pengadilan">
Michael didampingi Tom dan Kay saat menjalani persidangan

Satu yang bisa saya ambil dari The Godfather II, yaitu Michael sudah gagal menjadi seorang Don, terutama gagal menjadi seorang pemimpin keluarga. Michael memiliki banyak musuh yang sangat membahayakan keselamatan keluarganya. Michael kehilangan kehormatan dari keluarganya sendiri, Connie, Freddo, bahkan Kay istrinya sendiri. Di sinilah  terlihat perbedaan kepemimpinan Vito dan Michael. Vito memimpin dengan penuh perhitungan dan selalu mengutamakan keluarga.

Akting Al Pacino di film ini juga tidak istimewa, jauh dibandingkan dengan Marlon Brando saat membawakan Don di sekuel pertama. Akting Al Pacino kalah menonjol dibandingkan dengan akting Robert De Niro yang memerankan Vito. Robert sangat cocok memerankan Vito. Marlon dan Robert memiliki gaya yang sangat mirip saat memerankan Vito, terutama suara. Tidak mengherankan jika Robert berhasil memenangkan Oscar 1975 dengan kategori Best Actor in a Supporting Role.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan The Godfather II, tidak lengkap rasanya kalau sudah menonton sekuel pertamanya tapi tidak menonton sekuelnya yang kedua. 


" Keep your friend close
And your enemies closer..."

8 komentar:

  1. iya, lebih bagus yang pertama, ceritanya rapih dan menegangkan

    BalasHapus
  2. Mantap.. setelah baca ini saya dapet sedikit pencerahan tentang alur cerita film ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah berkunjung ke reviewcinema

      Hapus
  3. saya jadi penasaran apa isi paket yang terakhir. ada yang tau gak?

    BalasHapus
  4. film yng bagus untuk ditonton,..." i spent my life trying, not to be careless. woman and children can be careless but not men" "keep your friends close, but your enemies closer" " never hate your enemies, it affects your judgmnt"

    BalasHapus