13 Juni 2013

God of Gambler (1989)

God of Gambler, Perintis Film Mandarin Bertema Perjudian
<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Cover Film God of Gambler">Pemain : Chow Yun Fat, Andy Lau
Skor      : 7.0 / 10
God of Gamblers (1989) on IMDb
Ko Chun (Chow Yun Fat) dikenal sebagai Dewa Judi. Ko Chun memiliki kemampuan supranatural yang selalu membuatnya menang saat berjudi. Meski sudah banyak yang mendengar dan mengagumi Dewa Judi, tapi tidak banyak yang mengetahui identitasnya. Dewa Judi selalu menghindari publikasi media. Namun, Dewa Judi dengan mudah dapat dikenali dengan ciri-cirinya, yaitu rambut klimis disisir ke belakang, suka coklat, dan cincin giok hijau di kelingking kirinya. Ko Chun sedang berada di Tokyo bersama kekasihnya, Janet. Tuan Tanaka menantang Ko Chun bermain Mahjong dan dadu. Pada pertandingan itu Tanaka harus mengakui kehebatan Ko Chun. 

Tanaka kemudian meminta bantuan kepada Ko Chun. Tanaka meminta Ko Chun bertanding melawan penjudi asal Singapura, Chan Kam Sing. Tanaka ingin membalas dendam kepada Chan yang sudah menyebabkan kematian ayahnya. Ayah Tanaka bunuh diri setelah kalah berjudi melawan Chan. Ko Chun menerimanya dan meminta imbalan coklat setelah selesai melaksanakan tugasnya nanti. Tanaka juga memberi Ko Chun seorang pengawal.

<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Ko Chun melawan Tanaka">
Ko Chun melawan Tanaka

<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Permainan dadu Ko Chun melawan Miss Chi (rekan Tanaka)">
Permainan Dadu Ko Chun melawan Miss Chi (rekan Tanaka)

Michael Chan (Andy Lau) atau Little Knife adalah seorang penjudi yang juga penggemar Dewa Judi. Suatu malam, Knife memasang sebuah perangkap di jalan untuk mencelakai tetangganya yang selalu melewati jalan itu dengan membawa dua anjingnya yang buas.

Sementara itu, Ko Chun menjadi target buruan rivalnya setelah menerima cek karena menang berjudi. Perkelahian sengit terjadi di dalam sebuah kereta dan pengawal Tanaka berhasil melindungi Ko Chun. Ko Chun berhasil lolos, turun dari kereta. Tetapi Ko Chun justru masuk ke perangkap yang dipasang Knife. Ko Chun terjatuh dan kepalanya mengenai batu hingga terluka. 

Setelah mengetahui perangkapnya salah sasaran, Knife membawa Ko Chun ke rumahnya. Ko Chun tinggal dan dirawat hingga pulih oleh nenek Knife dan kekasih Knife, Jane. Tapi sayang, Ko Chun mengalami amnesia (kehilangan daya ingat) sebagian. Ko Chun menjadi seperti anak kecil. Tidak ada yang mengetahui identitas Ko Chun, termasuk Knife. Karena Ko Chun suka coklat, Knife memanggil nama Ko Chun dengan sebutan Coklat.


<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Knife dan Ko Chun">
Knife dan Ko Chun

Knife akhirnya mengetahui kemampuan Ko Chun. Knife memanfaatkan Ko Chun untuk mencari uang dengan berjudi dengan imbalan coklat. Hingga suatu ketika Ko Chun kalah banyak karena Knife tidak berhasil menemukan coklat kesukaan Ko Chun. Knife marah dan membawa Ko Chun di keramaian. Knife bermaksud meninggalkan Ko Chun. Tapi karena perasaan bersalah, Knife membatalkan niatnya. Knife juga berusaha mengembalikan ingatan Ko Chun dengan membawanya ke dokter.


<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Knife memanfaatkan Ko Chun untuk berjudi">
Knife memanfaatkan Ko Chun untuk berjudi

Bagaimana Ko Chun mendapatkan kembali ingatannya? Apa yang akan dilakukan Ko Chun setelah mengetahui orang terdekatnya berkhianat? Apakah Ko Chun berhasil menepati janjinya untuk mengalahkan Chan? 

Bicara tentang film perjudian, pasti semua mengetahui film God of Gambler. Bahkan, sumber di IMDB menyebutkan God Of Gambler adalah perintis film Mandarin bertema perjudian. Saya sendiri menonton film ini pertama kali di bioskop, saat masih duduk di bangku sekolah dasar. Karena masih terlalu kecil jadi saya sudah lupa sebagian besar ceritanya. Menurut Mama saya, God of Gambler termasuk film yang meledak pada jamannya dan melegenda hingga saat ini.


<img src="God of Gambler.jpg" alt="God of Gambler Ko Chun">
Ko Chun, God of Gambler

Cerita God of Gambler cukup lumayan untuk sebuah film yang menghibur. Ceritanya sangat ringan dan mudah dipahami. Meskipun mengangkat tema tentang judi, penonton tidak dibuat pusing dengan istilah-istilah dalam permainan kartu. Sesekali penonton diajak untuk melihat atraksi Chow Yun Fat sebagai Dewa Judi, yaitu saat perebutan batu Mahjong, mengocok kartu, mengurut kartu, dan melempar kartu. Saat film memasuki menit-menit yang membosankan ketika Dewa Judi mengalami amnesia dan menjadi seperti anak kecil, Andy Lau berhasil memecah kebosanan dengan aksi-aksi lucunya.

Dua hal yang sedikit mengganggu dari film ini adalah pengkhianatan orang terdekat Ko Chun yang terkesan tiba-tiba dan terlalu dipaksakan. Fungsi keberadaan karakter Janet sebagai seorang kekasih Ko Chun juga tidak terlalu terlihat jelas. Usaha Janet untuk mencari Ko Chun saat mengalami kecelakaan juga tidak tampak di dalam film. 

Terlepas dari kekurangannya, pertemuan dua bintang besar Hongkong di film ini, Chow Yun Fat dan Andy Lau menjadi pengobat rindu para penggemarnya. Dalam film ini, saya lebih menyukai Chow Yun Fat, baik saat menjadi Dewa Judi maupun saat menjalani amnesia. Bagaimana dengan Anda?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar