5 Februari 2017

Train to Busan (2016)

Hmmm..., Kata Siapa Korea Cuma Jago Bikin Film Mewek?
Skor       :  8.0 / 10
Train to Busan (2016) on IMDb 
Sore itu, aku dilanda kebosanan dan demi mengalihkan perasaan itu, aku jadi ingat sebuah pembicaraan singkat tentang film Korea di sebuah acara perayaan Imlek tahun ayam api 2017 beberapa hari yang lalu, maka kuputuskan untuk menonton film Korea dengan tema yang tidak biasa seperti film-film drama Korea yang sudah pernah kutonton selama ini. Aku menonton Train to Busan. Genre'nya horror sekaligus thriller. Film bermula dari sekelumit kisah sedih seorang gadis kecil bernama Soo An (Soo An Kim). Ayah dan Ibu Soo An bercerai. Mereka tinggal di daerah yang berbeda. Soo An tinggal di Seoul bersama Ayahnya, Seok Wo (Yoo Gong) dan neneknya, sedangkan Ibu Soo An tinggal di Busan. Hari itu Soo An berulang tahun, ia meminta ayahnya (Seok Wo) untuk mengantarnya ke Busan menemui Ibunya sebagai hadiah ulang tahun. Berangkatlah mereka menuju Busan dengan kereta api express. Namun, bukannya perjalanan nyaman yang mereka dapatkan, tapi perjalanan jauh yang menegangkan sekaligus sangat mengerikan.

Pada waktu yang bersamaan, Seoul sedang dilanda bencana menyebarnya wabah ganas nan hebat. Entah dari mana asal muasalnya, penduduk yang terkontaminasi berubah menjadi zombie. Mereka kemudian memburu dan menggigit setiap manusia yang mereka lihat. Manusia yang sudah tergigit akan tertular dan dalam sekejap juga akan berubah menjadi zombie.

Seorang petugas kereta yang berubah menjadi zombie setelah digigit
Seorang petugas kereta yang berubah menjadi zombie setelah digigit

Karena kelengahan petugas, kereta yang membawa Seok Wo dan Soo An disusupi wanita yang berusaha menyelamatkan diri dari kejaran zombie tapi sayangnya ia sudah digigit dan berubah menjadi zombie. Sudah dapat diperkirakan akibatnya, seluruh penumpang kereta terancam dengan keberadaan zombie di atas kereta, termasuk Seok Wo dan Soo An. Teror gigitan zombie mulai menyebar dari 1 gerbong ke gerbong lainnya. Penumpang yang belum tergigit menjadi panik dan ketakutan, tapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa karena kereta dilarang berhenti mengingat keadaan kota Seoul yang sudah carut marut dihajar zombie, bahkan nenek Soo An pun sudah ikut menjadi korban dan berubah menjadi zombie. Satu-satunya yang dapat mereka lakukan hanya bertahan hidup dan menghadapi serangan zombie di atas kereta yang membawa mereka dari Seoul ke Busan.

Seok Wo dan penumpang lain bertahan hidup melawan zombie
Seok Wo dan penumpang yang lain bertahan hidup melawan zombie

Aku bukan penggemar film horor bertema zombie dan Train to Busan adalah film horor zombie pertamaku. Aku juga tidak mengharapkan lebih dari film ini karena memang aku menonton'nya hanya untuk mengusir rasa bosan, tapi ternyata yang kudapatkan dari film ini lebih dari itu. Rasa bosan itu sekejap berubah menjadi rasa penasaran, takut, cemas, kesal, geregetan, terharu dan terhibur setelah menonton film ini. Penasaran karena terus dihantui dengan pertanyaan kira-kira siapa saja penumpang yang akhirnya dapat selamat dari zombie. Takut sekaligus cemas karena ikut merasakan kengerian yang dialami seluruh penumpang kereta itu. Kesal dan geregetan dengan sebagian penumpang yang egois memikirkan keselamatan diri sendiri sampai mengorbankan keselamatan penumpang yang lain. Terharu dengan beberapa dialog yang terjadi di antara sesama penumpang. Train to Busan berhasil menampilkan karakter setiap penumpang yang menjadi fokus dalam cerita dengan sangat baik, tidak hanya melulu dominasi Seok Wo dan Soo An, ada juga penumpang lain sepasang suami istri, pria aneh yang sedikit tidak waras dan masih ada beberapa yang lain yang ikut memberi warna dalam film ini. Beberapa diantaranya bahkan mengajarkan penonton untuk hidup baik bagi orang lain. Terhibur dengan keseruan thriller kejaran zombie di mana-mana dan menyaksikan kejeniusan para penumpang demi menghindari konfrontasi langsung untuk melawan zombie, ndredeg habis-habisan sudah pasti lah pokok'nya. Siapa tau ya semisal nantinya bumi diserang zombie, karena udah nonton Train to Busan jadi sudah tau cara menghadapi zombie hahha... Jadi siapa yang bilang kalau Korea cuma jago bikin film mewek? Thriller dan horor juga jago lho, nih salah satunya Train to Busan, namun sekali lagi namanya film Korea memang nggak afdol kalau nggak ada tragisnya, di bagian akhir, TRAGIS sungguh TRAGIS #mesakno

Tidak ada komentar:

Posting Komentar